Alhamdulillah lancar

Ismail Shalih Alhamdulillah lancar

            Assalamualaikum Alhamdulillah Allah masih memberi nikmat kesehatan padaku hari ini tanggal 2 Juli 2013 sehingga dapat berbagi cerita sedikit kepada teman-teman. Hari ini adalah hari ke dua ujian akhir semester yang ku jalani, setelah hari pertama kemarin sempat dibuat pusing oleh mata kuliah yang diampu oleh ibu Werti. Entah karena soal yang sulit atau aku yang kurang giat belajar memahami materi sehingga pada waktu mengerjakan sedikit terkendala bingung mau dijawab apa pertanyaan itu. Tetapi seperti biasa sesulit apapun soal pertanyaan ujian pada akhirnya pastilah dapat dijawab oleh peserta. Yakinlah!

Namun pada hari ini giliran Pendidikan Agama Islam menyapaku, mata kuliah yang diampu oleh bapak Ali sunarso dosen yang begitu ramah kepada mahasiswa-mahasiswi. Tak ingin mengalami hal buruk seperti hari pertama yaitu susah menjawab pertanyaan soal UAS maka aku persiapkan sepenuh hati untuk menyambut PAI. Selesai UAS hari pertama kulangkahkan kaki ini menuju persinggahan kecil, mencari buku PAI yang sering ku tenteng kuliah, terlihat begitu lusuh buku itu. Seharian penuh aku fokuskan mata ini menatap setiap untaian kalimat disetiap bab, kubaca, cermati, dan pahami dengan seksama.

Tak disangka keesokan harinya sampailah pada bab terakhir, segera bergegas menyeleaikan bacaan dan pergi ke kampus. Terlihat para mahasiswa berkumpul dengan teman-teman, asik mengobrol entah membicarakan apa. Yang pasti aku tak ingin mengetahui apa yang dibicarakan oleh mereka, dosa!. Sampai diruang Ujian kusapa teman-teman dengan senyum dan kusempatkan menghela nafas sejenak setelah melewati beberapa puluh anak tangga menuju ruang ujian karena berada dilantai atas.

Beberapa menit menunggu, dosen pengawas ujian datang, terlihat teman disamping kaget, sempat heran juga kenapa kaget maka kutanya “Kenapa kaget begitu?” Dia menjawab “Itu dosenku”, “Killer kah?”, “Lihat saja paras mukanya, tentu saja killer”.  Mendengar pernyataan seperti itu sempat membuat hati ini ciut. Tetapi tak apalah asalkan tidak berbuat aneh-aneh dalam mengerjakan soal ujian pasti aman-aman saja. Ujian dimulai tetapi masih ada mahasiswa yang belum datang. Kupanjatkan doa sejenak dan kulihat lembar soal pertanyaan, kubaca satu persatu soal pertanyaan membuat  raut muka ini tersenyum. Kenapa tersenyum? Hati ini bahagia optimis dapat mengerjakan semua soal pertanyaan.

Detik demi detik berlalu lembar jawab mulai terisi dengan deretan baris kalimat-kalimat. Tak ada kendala cukup berarti saat mengerjakan, terlihat lenggak-lenggok tangan terus menari, menuliskan tinta hitam pada lembar jawab. Suasana ruang ujian begitu tenang dan teman-teman pun terlihat khusuk mengerjakan.  Beberapa menit lagi waktu ujian berakhir, sudah ada teman-teman yang keluar tanda selesai mengerjakan. Kulihat tinggal satu poin pertanyaan terakhir yang belum terjawab, maka segeralah bergegas ku selesaikan. Alhamdulillah soal pertanyaan terjawab semua dan lembar jawab terisi penuh dengan jawaban yang ku tulis dengan penjelasan panjang lebar. Semoga untuk ujian hari berikutnya Allah selalu memberi kemudahan untuk kita semua. Salam cumlaude! Wassalamualaikum.

One thought on “Alhamdulillah lancar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s